BUMDes Harus Bangkit

GAMPONGONLINE.WEB.ID – Kabid Pemberdayaan Pemsayarakat Desa DPMG Aceh, T Zul Husni mengatakan, untuk menyikapi perintah Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, desa-desa di Aceh harus bisa bangkit melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Oleh karena itu, usulan program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang bersumber dari dana desa maupun ADG kabupaten/kota, porsinyaharus lebih besar, mencapai 70 persen.

Kadis PMG Aceh, Bukhari dan Kabid Pemberdayaan Masyarakat Aceh, T Zul Husni, sedang berikan pengarahan kepada pendamping desa di Desa Lancang Garam, Kota Lhokseumawe, Jumat (25/1/2019).

Kadis PMG Aceh, Bukhari dan Kabid Pemberdayaan Masyarakat Aceh, T Zul Husni, sedang berikan pengarahan kepada pendamping desa di Desa Lancang Garam, Kota Lhokseumawe, Jumat (25/1/2019) (Sumber : aceh.tribunnews.com)

BUMDes, kata T Zul Husni, harus bisa menjadi ujung tombak bagi kebangkitan dan kemajuan prekonomian desa. Sebab, kalau kegiatan ekonomi di desa sudah bangkit dan bergulir, akan mendorong pendapatan masyarakat desa jumlah penduduk miskin akan berkurang. “Karena itu, untuk mebangkitkan BUMDes, harus dilakukan dengan mengelola sumber potensi lokal yang ada di desa tersebut,” kata dia.

Dsia menyontohkan Desa Meunasah Rayeuk, Kecamatan Nisam, Aceh Utara, BUMDes-nya membiayai semua kegiatan usaha tani warga. Mulai dari pengadaan bibit, pengolahan tanah, pupuk, dan panen, ditangani BUMDes. Petani tinggal menerima untung hasil tanaman padi, setelah semua biaya pengolahan sawah dipotong oleh BUMDes.

Sumber : aceh.tribunnews.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *